Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
Situs Live Casino Online, Bandar Togel, Poker, Bola Terpercaya
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online

Pelatih timnas U-19 Laos, Chusack Sriphum menanggapi santai beberapa kejadian yang merugikan timnya pada matchday pertama Piala AFF U-19 2018 melawam Indonesia. Ia seakan menerima begitu saja keputusan pengadil lapangan.

Salah satunya adalah hadiah penalti yang seharusnya didapatkan Laos menjelang penghujung babak pertama ketika pemain Indonesia diduga melakukan handsball di kotak terlarang. Namun saat itu, wasit memilih melanjutkan laga.

“Kita tidak bisa mendapatkan penalti mungkin karena wasit tidak melihat, tapi tidak masalah buat kita,” ungkap Chusack Sriphum usai pertandingan.

Yang kedua adalah kartu merah yang diberikan wasit Myat Thu asal Myanmar kepada salah satu anak asuhnya, Phasao Sinohalath pada menit 90+2′. Meski pemainnya dinilai lebih layak menerima kartu kuning.

“Soal pelanggaran, benar itu pelanggaran. Tapi wasit memberikan kartu merah, bukan kartu kuning. Bagaimana pun wasit yang berhak mengadili, dia memberi kartu merah, kita terima kartu merah itu,” jelasnya.

Dan atas kemenangan Indonesia, Chusack memberikan ucapan selamat. Ia menilai Indonesia layak untuk menjadi pemenang dengan permainan menyerang yang diterapkan, sedangkan Laos memilih bertahan.

“Selamat untuk Indonesia karena berhasil mengambil tiga poin hari ini, tentu secara taktikal kita bermain bertahan, di sisi lain indonesia bermain menyerang,” pungkasnya.