Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
AFAPOKER
RGOBET
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
Texaspoker
Wigobet
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online
Pelatih Madura UnitedGomes de Oliviera mengusung dua misi dalam lawatannya ke markas Persela, Senin (23/7). Gomes ingin mematahkan rekor kandang Persela sekaligus memutus rekor buruk di Stadion Surajaya, Lamongan.

Persela adalah salah satu tim yang tak terkalahkan di kandang hingga pekan ke-16 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Dari delapan laga home, Laskar Joko Tingkir hanya tiga kali diimbangi lawan dan sisanya keluar sebagai pemenang.

Di sisi lain, Madura United punya catatan selalu kalah ketika datang ke Lamongan. Klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab ini telah dua kali mencoba peruntungan di Surajaya, tetapi selalu pulang dengan tangan hampa.

“Kita tahu Persela sulit sekali dikalahkan di kandangnya sendiri. Tapi tidak ada yang impossible [tidak mungkin],” ungkap Gomes dalam sesi jumpa pers. 

Kerja Keras

Kerja Keras

Gomes de Oliveira © Madura United FC

Namun menurut pelatih berpaspor Brasil ini, Bayu Gatra dan kawan-kawan harus berjuang lebih keras lagi. Apalagi klub asal Pulau Garam ini dipaksa kehilangan beberapa pemain kunci di lini tengah dan belakang.

“Kita akan berjuang mati-matian, saya pikir kita bisa, kita sudah buktikan dalam beberapa pertandingan,” tegasnya.

Madura United tidak bisa diperkuat dua bek tengah, Fachrudin Ariyanto dan Munhar saat menghadapi Persela karena cedera. Sementara satu pemain lainnya, Nuriddin Davronov terkena hukuman akumulasi kartu.

“Tapi pemain yang ada [pengganti] sudah buktikan bahwa mereka mampu,” Gomes menandaskan.