Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
domino qq online
 main domino qq online
agen casino online
agen domino qq
agen capsa online
BANDAR PIALA DUNIA 2018
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Agen Togel Online
Agen Poker Online

Pelatih Arema FC, Joko Susilo menegaskan bahwa timnya tak kapok dengan ‘teror’ yang dilancarkan oleh pendukung Persebaya, Bonek. Selama ‘teror’ yang dilakukan sebatas teriakan dari atas tribun dan wajar.

Arema FC memang mendapat teror sejak memasuki Stadion Gelora Bung Tomo untuk berjumpa Persebaya di pekan ketujuh Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, Minggu (6/5) petang. Arema FC kalah dengan skor 0-1 lewat gol Misbakus Solikin di menit ke-83.

Saat harus keluar dan masuk lapangan pertandingan, para pemain harus dikawal ketat oleh polisi agar tidak terkena lemparan suporter. Para pemain Arema FC pun sempat mendapat lemparan botol air mineral saat hendak mengambil sepak pojok di babak kedua.

“Saya suka dengan situasi ini, teror-teror semacam ini tidak masalah, asal jangan anarkis. Kalau sudah selesai ya selesai, tidak terus berlanjut,” ungkap pelatih yang karib disapa Gethuk usai pertandingan.

“Apapun teror kepada kami, kami tidak akan pernah mempermasalahkan, asal koridornya di lapangan dan memang mereka butuh menang. Tapi untuk lemparan, di regulasi juga tidak dibenarkan,” tegasnya.

Khusus untuk teror yang mengarah kepada tindakan anarkis, pelatih berusia 47 tahun menginginkan agar dibuang jauh-jauh. Apalagi dewasa ini sepakbola Indonesia semakin maju, tak elok jika setiap pertandingan dinodai tindakan anarkis.

“Tapi kalau teror yang normal, seperti teriakan, saya suka karena ini full, kita ingin semua pertandingan di stadion kayak gini, teror tim lawan tapi dengan cara yang sportif,” pungkasnya.

No comments yet... Be the first to leave a reply!