Togel Online
Agen Judi Bola Online Terbesar
Casino Online
Bandar Sakong
Casino Online
Bandarq
Agen Bola
 BANDAR CEME TERBAIK INDONESIA
AGEN POKER ONLINE
AGEN JUDI POKER ONLINE
AGEN DOMINO ONLINE
Agen Bola Terpercaya Agen Bola Terpercaya
Space Iklan
Space Iklan

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, coba mengingat-ingat kembali masa-masa saat dirinya berlabuh di Juventus tahun 2015 lalu. Saat itu, ia berujar bahwa Juventus dianggap tak mampu mengalahkan wakil Swedia di Liga Champions, Malmo FF.

Allegri datang sebagai pengganti Antonio Conte yang memilih berpisah dengan Juventus. Pada saat itu, Bianconeri tampil perkasa di kompetisi domestik namun melempem tiap kali bermain dalam ajang Eropa.

Namun, begitu mantan pelatih AC Milan tersebut mengambil alih, Juventus langsung menjadi salah satu tim yang diwaspadai. Pada musim perdananya, Juventus di luar dugaan berhasil mencapai babak final.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.1 dari 3

Diragukan Bisa Kalahkan Malmo

Kini, Juventus terus disebut sebagai calon terkuat peraih gelar Liga Champions musim 2018-2019. Selain karena performanya yang konsisten, adanya Cristiano Ronaldo juga dianggap sebagai bentuk tekad Bianconeri mengakhiri puasa gelarnya di ajang tersebut.

Dalam konferensi persnya, Allegri coba mengajak publik melihat kembali sudah sejauh mana Juventus berlari. Ia berkata bahwa dulu, orang-orang pernah merasa ragu bisa melihat sang juara bertahan Serie A itu gagal meraih kemenangan atas Malmo.

“Saat saya tiba, ada rasa takut tak bisa mengalahkan Malmo. Tapi saya pikir kami mampu mencapai final dan memenangkan Liga Champions dengan tim itu,” tutur Allegri seperti yang dikutip dari Football Italia.2 dari 3

Persaingan Semakin Ketat

Kini, di mata Allegri, Liga Champions sudah berubah drastis jika dibandingkan musim lalu. Sebagai gambarannya, ia merasa bahwa ada enam sampai delapan tim yang pantas untuk mengisi empat slot di babak semi final.

“Di Eropa, ada enam sampai delapan tim yang bisa mencapai semi-final, jadi empat tim akan tersingkir,” tambahnya.

“Saya dengar Juventus sudah jadi finalis, jadi bila seperti itu, saya akan meminta UEFA untuk mengirim kami langsung ke babak final,” tandasnya.

Sebagai informasi, Juventus merupakan salah satu partisipan di babak 16 besar setelah sukses melalui fase grup. Pada babak itu, Bianconeri dihadapkan dengan salah satu klub raksasa Spanyol, Atletico Madrid.